KOMPAS.com - Angin puting beliung adalah angin kencang dengan gerakan berputar yang berasal dari awan kumulonimbus. Angin puting beliung memiliki kecepatan lebih dari 64,4 km per jam dengan durasi atau waktu kerjadiannya 5 menit dan terjadi di wilayah yang tidak luas. Angin puting beliung sering melanda daerah-daerah di Indonesia, seperti di NTT, NTB, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera. Angin puting beliung disebabkan oleh udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah angin beliung. Saya menulis artikel ini untuk memberikan pemahaman tentang angin puting beliung dan memberikan contoh teks eksplanasi tentangnya. Angin puting beliung adalah fenomena cuaca yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan. Informasi Awal Pusat Krisis Kesehatan terhadap bencana Angin-Puting-Beliung yang terjadi di 1 kecamatan, yaitu Batu Layar, LOMBOK-BARAT, NUSA-TENGGARA-BARAT pada tanggal 22-11-2023. elah Terjadi Bencana angin yg di sertai hujan deras di Dusun aiq genit,Desa senteluk pada Hariselasa ,21 November 2023 Pukul 14.30 WITA akibat Hujan deras dan angin Puting beliung adalah fenomena angin putar yang sangat kuat dan berbahaya. Ini merupakan salah satu jenis angin siklonik dengan bentuk seperti torus atau tabung yang muncul dari awan cumulonimbus. Puting beliung seringkali terjadi dalam badai petir atau badai super. Angin puting beliung adalah fenomena alam berupa angin kencang yang berputar-putar dan membentuk pusaran udara yang kuat. Angin ini dapat merusak bangunan, pohon, dan segala sesuatu yang berada di sekitarnya. Berikut contoh teks eksplanasi tentang angin topan yang meniadakan struktur interpretasi. Angin topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis di antara garis balik utara dan selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa. uUhvbK.

teks eksplanasi angin puting beliung